Udah beberapa hari ini sejak kelahiran Kei, Kyo nampak sensitive. Semua yang kita lakukan keliatan salah. Bawaannya ngambek dan tantrum. Kami semua menduga Kyo sedang merasa ‘tersisih’ sejak kelahiran Kei. Ahhh… rupanya Kyosha jealous.
Tantrum Kyo makin jadi saat melihat Mama Tika sibuk menyusui Keiko. “Yocha mau mimi Mama..!” Begitu selalu ungkapan yang keluar dari mulut Kyo acapkali melihat mamanya sibuk menyusui adiknya. Usia Kyosha baru genap 2 th dibulan Juni th ini. Masih tersisa 3 bulan lagi.
Sabtu lalu kejadian Kyo bener2 ngamuk dan tidak mengizinkan Mama Tika untuk menyusui Keiko. Tiba2 Kyo lari menubruk ke arah Mama Tika yang tengah menyusui Kei. Hopp… untungnya Mama Tika sigap sehingga Kei tidak tertindih badan Kyo.
“Kaka Kyo kenapa? Mama mimi-in De Kei dulu ya…?” bujuk Mama Tika
“Ga oweehhhh….!” Teriak Kyo
“Kenapa sayang?? Nanti Dede nya haus loh. Mama mimi in adik bayi dulu ya, sebentarrr… aja..”
“Nggaa… Maaa…. Yocha mau mimi sama Mama..” teriak Kyo kembali
“Oh.. kaka mau mimi ASI juga sama Mama kaya adik bayi?” tanya Mama Tika
“Iyaa Maaa…”
Awalnya Mama Tika merasa risih dan ga yakin kalo Kyo beneran mau mimi ASI “lagi”. Namun menghindari Kyo ngamuk akhirnya Mama Tika mengambil posisi menyusui dan menyodorkan PD nya kepada Kyo. Ajaib…. Tanpa penolakan, langsung dan spontan Kyo mengubah posisi duduknya menjadi tiduran lalu, srottt..srott… bener2 mimi ASI ke Mama nya.
Heiiii…. Aku dan Uti yang liat ulah Kyo takjub. Duhhh… beneran nih Kyo mimi lagi sama emaknya?
Saat Mama Tika tengah menyusui Kyo, tiba2 de Kei nangis minta mimi juga, akhirnya jadilah Mama Tika menyusui keduanya. Kyo di PD kiri dan Kei di PD kanan.
Sejak kejadian Sabtu itu, hingga kini Kyo rutin mimi ASI kembali” sama Mama Tika. Kadang2 berbarengan dengan Kei kadang sendirian juga. Atau saat PD Mama Tika dirasa penuh maka Mama Tika meras ASI nya dan ASIP tsb diberikan ke Kyo. Seringnya Kyo mimi ASI membuat posri UHT Kyo berkurang. Hal ini terlihat dari stok UHT di kulkas yang masih utuh. Mama Tika mengatakan menyusui 2 anak sekaligus melelahkan sekaligus menantang. Sejak diizinkan mimi kembali, Kyo bener2 jadi mupeng, saban liat Kei lagi mimi sama Mamanya, otomatis Kyo teriak, “Maaa.. Yocha mau mimi jugaa…”
Akhirnya waktu yang ada bener2 diisi kegiatan menyusui melulu, selesai menyusui pasti ke dapur cari makanan. Hehehe.. lapar ya bu??
Ternyata ASI bener2 supply & demand ya, meski menyusui sekaligus, jumlah ASI yang ada malah makin hari makin banyak, alhamdulillah, bahkan saking banyaknya ga jarang baju Mama Tika sampai basah kuyup, akhirnya bolak2 jika ada jeda dipakai u/ meras ASI dan baru seminggu kelahiran Kei, stok ASI di kulkas udah menumpuk. Alhamdulillah…
Dulu saat awal kehamilan Keiko, Mama Tika masih terus menyusui Kyo hingga usia kehamilan Kei genap 5 bulan. Namun akhirnya ‘terpaska’ di stop karena makin hari Mama Tika merasakan kontraksi yang sangat saat mimi in Kyo. Ga jarang pasca menyusui Mama Tika akan nge-vlek. Setelah konsul dengan obgyn, maka mau tidak mau diputuskan untuk berhenti menyusui Kyo. Hmm… ga tega pastinya namun ga ada pilihan.
Btw. kalo ingat tandem nursing antara Kyo dan Kei, jadi ingat pengalamanku dulu. Saat Kyo baru lahir Juni 2008 lalu usia Jibran baru genap 1 th. Sempat 3 minggu aku menyusui Kyo juga barengan sama Jibran. Hal ini dikarenakan Mama Tika belum bisa menyusui Kyo langsung, masih canggung, sehingga setiap kali waktunya menyusu ke Mamanya Kyo pasti ngamuk dan berontak karena Mama Tika tidak menemukan posisi yang VW untuk menyusui Kyo. Akhirnya sementara Mama Tika dalam proses penyesuaian, maka Kyo sementara waktu pula menyusu ke aku. Bahkan Kyo sampai menginap di rumahku karena Kyo bener2 ga mau mimi sama Mama nya. Dan apa yang dirasakan Mama Tika, aku rasakan juga, cukup melelahkan menyusui 2 anak sekaligus. J Emnag sih aku menyusui Kyo hanya malam hari karena siangnya
Tentang tandem nursing, beberapa info sudah aku dapat dari Om Google, intinya “Keputusan untuk melakukan tandem nursing adalah keputusan pribadi ibu.”
The first couple of weeks after the birth of the baby set the tone for the new threesome. Mother and toddler need to establish guidelines that work to create a mutually satisfying tandem nursing relationship. Simple rules create an environment where baby’s needs are met, toddler feels welcome, and mother’s sanity remains intact. Rules can address such things as times the toddler may nurse, length she may nurse, priority of nursing, positions during nursing, and respecting mom’s needs too. The toddler will be learning during this time that she is still welcome in the nursing relationship, but not at the expense of the baby or mom’s needs. It is a new dynamic and will take time to work through issues of jealousy and competition รจ source fr.here
Ahhh….. nulis tentang ini jadi bikin aku mupeng pingin segera punya baby lagi, kangen euy… sama proses menyusui.. JJ
Sumber gmb : pinjem dr om google