Showing posts with label mamatika. Show all posts
Showing posts with label mamatika. Show all posts

Monday, April 5, 2010

Tandem Nursing Kyo vs Kei

Udah beberapa hari ini sejak kelahiran Kei, Kyo nampak sensitive. Semua yang kita lakukan keliatan salah. Bawaannya ngambek dan tantrum. Kami semua menduga Kyo sedang merasa ‘tersisih’ sejak kelahiran Kei. Ahhh… rupanya Kyosha jealous.

 

Tantrum Kyo makin jadi saat melihat Mama Tika sibuk menyusui Keiko. “Yocha mau mimi Mama..!” Begitu selalu ungkapan yang keluar dari mulut Kyo acapkali melihat mamanya sibuk menyusui adiknya. Usia Kyosha baru genap 2 th dibulan Juni th ini. Masih tersisa 3 bulan lagi.

Sabtu lalu kejadian Kyo bener2 ngamuk dan tidak mengizinkan Mama Tika untuk menyusui Keiko. Tiba2 Kyo lari menubruk ke arah Mama Tika yang tengah menyusui Kei. Hopp… untungnya Mama Tika sigap sehingga Kei tidak tertindih badan Kyo.

 

“Kaka Kyo kenapa? Mama mimi-in De Kei dulu ya…?” bujuk Mama Tika

“Ga oweehhhh….!” Teriak Kyo

“Kenapa sayang?? Nanti Dede nya haus loh. Mama mimi in adik bayi dulu ya, sebentarrr… aja..”

“Nggaa… Maaa…. Yocha mau mimi sama Mama..” teriak Kyo kembali

“Oh.. kaka mau mimi ASI juga sama Mama kaya adik bayi?” tanya Mama Tika

“Iyaa Maaa…”

Awalnya Mama Tika merasa risih dan ga yakin kalo Kyo beneran mau mimi ASI “lagi”. Namun menghindari Kyo ngamuk akhirnya Mama Tika mengambil posisi menyusui dan menyodorkan PD nya kepada Kyo. Ajaib…. Tanpa penolakan, langsung dan spontan Kyo mengubah posisi duduknya menjadi tiduran lalu, srottt..srott… bener2 mimi ASI ke Mama nya.
Heiiii…. Aku dan Uti yang liat ulah Kyo takjub. Duhhh… beneran nih Kyo mimi lagi sama emaknya?

Saat Mama Tika tengah menyusui Kyo, tiba2 de Kei nangis minta mimi juga, akhirnya jadilah Mama Tika menyusui keduanya. Kyo di PD kiri dan Kei di PD kanan.

 

Sejak kejadian Sabtu itu, hingga kini Kyo rutin mimi ASI kembali” sama Mama Tika. Kadang2 berbarengan dengan Kei kadang sendirian juga. Atau saat PD Mama Tika dirasa penuh maka Mama Tika meras ASI nya dan ASIP tsb diberikan ke Kyo. Seringnya Kyo mimi ASI membuat posri UHT Kyo berkurang. Hal ini terlihat dari stok UHT di kulkas yang masih utuh. Mama Tika mengatakan menyusui 2 anak sekaligus melelahkan sekaligus menantang. Sejak diizinkan mimi kembali, Kyo bener2 jadi mupeng, saban liat Kei lagi mimi sama Mamanya, otomatis Kyo teriak, “Maaa.. Yocha mau mimi jugaa…”

 

Akhirnya waktu yang ada bener2 diisi kegiatan menyusui melulu, selesai menyusui pasti ke dapur cari makanan. Hehehe.. lapar ya bu??

Ternyata ASI bener2 supply & demand ya, meski menyusui sekaligus, jumlah ASI yang ada malah makin hari makin banyak, alhamdulillah, bahkan saking banyaknya ga jarang baju Mama Tika sampai basah kuyup, akhirnya bolak2 jika ada jeda dipakai u/ meras ASI dan baru seminggu kelahiran Kei, stok ASI di kulkas udah menumpuk. Alhamdulillah…


Dulu saat awal kehamilan Keiko, Mama Tika masih terus menyusui Kyo hingga usia kehamilan Kei genap 5 bulan. Namun akhirnya ‘terpaska’ di stop karena makin hari Mama Tika merasakan kontraksi yang sangat saat mimi in Kyo. Ga jarang pasca menyusui Mama Tika akan nge-vlek. Setelah konsul dengan obgyn, maka mau tidak mau diputuskan untuk berhenti menyusui Kyo. Hmm… ga tega pastinya namun ga ada pilihan.

 

Btw. kalo ingat tandem nursing antara Kyo dan Kei, jadi ingat pengalamanku dulu. Saat Kyo baru lahir Juni 2008 lalu usia Jibran baru genap 1 th. Sempat 3 minggu aku menyusui Kyo juga barengan sama Jibran. Hal ini dikarenakan Mama Tika belum bisa  menyusui Kyo langsung, masih canggung, sehingga setiap kali waktunya menyusu ke Mamanya Kyo pasti ngamuk dan berontak karena Mama Tika tidak menemukan posisi yang VW untuk menyusui Kyo. Akhirnya sementara Mama Tika dalam proses penyesuaian, maka Kyo sementara waktu pula menyusu ke aku. Bahkan Kyo sampai menginap di rumahku karena Kyo bener2 ga mau mimi sama Mama nya. Dan apa yang dirasakan Mama Tika, aku rasakan juga, cukup melelahkan menyusui 2 anak sekaligus. J  Emnag sih aku menyusui Kyo hanya malam hari karena siangnya kan aku kerja. Naahhh… siang hari saat aku ga dirumah terpaksa Kyo mimi sama Mamanya, waduhhh.. Mama Tika cerita Kyo butuh waktu yang ga sebentar sampe akhirnya mau mimi sama Mama nya sendiri. Mungkin karena malam nya sudah terbiasa mimi sama aku, begitu siang mimi sama Mamanya dan Mamanya belum jago pilih posisi VW, alhasil Kyo ngamuk.

 

Tentang tandem nursing, beberapa info sudah aku dapat dari Om Google, intinya Keputusan untuk melakukan tandem nursing adalah keputusan pribadi ibu.”

 

The first couple of weeks after the birth of the baby set the tone for the new threesome. Mother and toddler need to establish guidelines that work to create a mutually satisfying tandem nursing relationship. Simple rules create an environment where baby’s needs are met, toddler feels welcome, and mother’s sanity remains intact. Rules can address such things as times the toddler may nurse, length she may nurse, priority of nursing, positions during nursing, and respecting mom’s needs too. The toddler will be learning during this time that she is still welcome in the nursing relationship, but not at the expense of the baby or mom’s needs. It is a new dynamic and will take time to work through issues of jealousy and competition รจ source fr.here

 

 Ahhh….. nulis tentang ini jadi bikin aku mupeng pingin segera punya baby lagi, kangen euy… sama proses menyusui.. JJ

 

 

Sumber gmb : pinjem dr om google

 

Thursday, April 1, 2010

Menegangkannya proses persalinan Keiko

Barusan dikirimi foto2 my little Japanese. Aw..aw..aw..aw…. lucuuuuu… pisan, makin gemes euy ngeliatnya. Ntar sore Insya Allah mau mampir lagi ke sana. Mau ngeliat my little Japanese itu.
Sejak kemarin pagi De Kei ‘terpaksa’ harus masuk ke Perina karena bilirubin De Kei 13,2. Pasrah aja… akhirnya niat mau pulang urung, dan terpaksa Mama Tika pun extend rawat inap. Ga mau resiko deh maksa pulang tapi kudu bolak balik antar ASI untuk De Kei, salah2 malah kaya pengalaman ku dulu sama Jibran, maksa pulang tapi Jibran masuk Perina, yang ada aku tetep kudu bolak balik antar ASI dan akhirnya keteter. Pengalaman dari situ cukup bikin Mama Tika makin yakin untuk tetep extend untungnya ambil  VIP jadi saat extend Mama Tika bisa ditungguin oleh keluarga, Uti-Abah-si Mba nginap di kamar.

 

Story persalinan Mama Tika cukup heboh euyy…

 

*Sabtu, 27 Maret 2010 -  pagi

Jadwal Mama Tika untuk control, ditemani oleh Uti juga, dokter Didi bilang udah pembukaan 3, tapi disuruh pulang lagi dan stay di rumah aja.

 

*Sabtu, 27 Maret 2010 – siang

Dari dokter Mama Tika dan Uti sempet pergi dulu karena ada urusan, di tengah jalan telpon ke aku dan minta aku nyusul.

 

*Sabtu, 27 Maret 2010 – sore

Setelah urusan kelar, pulanglah kita, di jalan Mama Tika bilang kalo mulai mules, kaget dunk kita semua, diputuskan untuk langsung ke Hermina, tapi Mama Tika ga mau masih kuat katanya, lalu kita pulang untuk ambil baju dan perlengkapan, sampe rumah mules makin jadi, dan mulai keringat dingin, ga mau resiko akhirnya kita balik ke Hermina bersama rombongan si kecil, bawa De Kyo dan Ka Ibang juga, ke 2 Mba nya Ijah dan Bai ikut juga, Uwa juga ikut, sipp.. masuk 1 mobil berangkatlah rombongan, ayah ngawal dari belakang.

Di perjalanan terus sms-an dan telponan sama ayah, Mama Tika bilang udah ga kuat, kita yang di mobil bingung, hehehe.. iyalah bow’ secara aku ga pernah ngerasain mules mau lahiran kaya apa, liat Mama Tika kesakitan aku panik, tapi dia ga rewel ga teriak2, karena Mama Tika tenang kita juga jadi ikutan tenang

 

*Sabtu, 27 Maret 2010 – sore menuju malam

Begitu tiba disana, langsung ke admission rawat inap, daftar, ambil kamar, untungnya udah booking duluan jadi ga pake lama kamar langsung dapat, trus ke lantai 2, ruang bersalin, di cek bidan ternyata dah pembukaan 4. Sementara aku nungguin Mama Tika di kamar bersalin, De Kyo – Kaka Ibang – Uwa – Ijah & Bai nunggu di kamar perawatan. Ga sanggup aja kalo liat si Kaka dan De Kyo lari2an di koridor RS, bukan apa2, mereka berdua ga bisa diem dan maunya bolak balik naik tangga dan lift, akhirnya di dalam kamar aja ngumpulnya, aman… J

 

Sementara di ruang bersalin pembukaan mulai nambah, naik ke 5 trus 6 trus 7, trus 8, dannnnn.. hebatnya dokternya belum juga datang. Katanya sih udah dihub otw. Gilaa… sementara aku liat Mama Tika nahan sakit making a tega. Masuk pembukaan 9 dokter belum juga datang, hrggghhkkk.. kesabaranku habis, kudatangi bidannya dan kuminta dia telpon ke dokternya di depanku, tanya dokter udah sampai mana? Ternyata lagi otw. Huwaaa… bener2 deh nih RS.

Masuk pembukaan 10, ketuban pecah, beberapakali Mama Tika mengejan diantara sakit oleh bidan dilarang, posisi Mama Tika disuruh miring dengan kedua kaki mengatup/dempet, jari bidan masuk keliang (maaf) vagina Mama Tika, keruan Mama Tika makin kesakitan, udah pembukaan 10 pun dokter belum juga datang, Uti udah ga sabar apalagi aku.

 

Masa sih pembukaan 10 sampe 15 menit tapi bayi belum keluar juga, ga mungkin banget, kutanya bidan, kalo emang waktunya keluar ya biar aja bayinya keluar jangan ditahan-tahan begitu, kasian bayi dan Ibunya, tapi Bidan ga mau beresiko dan bersikukuh nunggu dokter datang. Daammmmm….. gila aja.

Meski aku marah2 pun bidan tetep keukeuh ga mau membantu persalinan Mama Tika, dan tetep harus nunggu dokter. Hah? Apa iya aturan RS seperti ini? Entahlah..

Selang beberapa lama dokter “yang ditunggu” datang, ga sampai hitungan menit mungkin hanya 30 detik, ajaib, kepala bayi langsung keluar? HAH?? Aku sampe speechless, aku yang masih prepare mau ambil videonya, gagal keduluan oleh bayinya keluar. Berbeda dengan Kyosha saat Keiko keluar ga langsung menangis, tubuhnya Kei biru, aku tanya dokter kenapa? Dijawab ga apa-apa, ahhh.. aku curiga pasti karena Kei kelamaan didalam, mau keluar ditahan oleh bidan. Kemudian oleh dokter jari Kei diketuk-ketuk ga berapa lama nangis. Alhamdulillah….

Inilah putri yang cantik KEIKO AILEENKA WIJAYA, Sabtu 27 Maret 2010, pk. 19.50, BB 2.9kg, PB 48cm.

 

*Rabu, 31 Maret 2010

Dokter memutuskan Kei untuk masuk Perina, karena Bilirubin Kei tinggi, hmm… ga tega rasanya jadi inget Jibran dulu, waktu Kyo alhamdulillah ngga masuk Perina.

Sementara Mama Tika di RS, Kyosha bobo sama Jibran, bener2 anak Bunda deh, karena Kyo ga mau bobo sama yang lain, nempel terus sama Jibran, papanya ga laku, ayah juga ga laku. Hehehe… J

  

*Kamis, 1 April 2010

Hari ke 2 Kei di Perina, tadi telponan n video call sama Mama Tika, katanya Kei makin kuning, tapi kan di HP ga jelas yaa..

sementara hasil cek darah belum ada. Ya Allah… mudah2an Kei cepat membaik. Kami semua udah ga sabar ingin bawa De Kei pulang.

 

Cepet sembuh ya sayang, Kaka Ibang dan Kaka Kyo udah nunggu nih… (horeee… sekarang mulai membiasakan panggil Ka Kyo yaa…)

 

;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;

 

Sekarang siap2 pulang ah, mau sholat trus kabur ke Hermina ketemu Kei…

Happy long week end guys…. Luv u… JJ

Wednesday, March 17, 2010

15 & 16 March, lalu

March 15 – 2010

Widihhhh… ini nih special day nya ayah, ga berasa aja udah berkurang satu jatah umur ayah.

Yuappp… 15 Maret kemarin B’day ayah, 32 th nih.....

Bertepatan dengan harpitnas pula, akhirnya ayah dan diriku sepakat ngajuin cuti.

Apa daya, malam sebelumnya baru aja insiden tentang kuku Jibran, khawatir pasca insiden kuku Jibran demam, ternyata ngga tuh, dia fine2 meski.. saat ku kompres kuku nya tsb dia nangis jejeritan. Wadohhh…

 

B’day kali ini ga ada yang special, hanya kado dari Bunda dan Jibran untuk ayah, yakni sepasang kemeja plus MP3, bingung ah mau ngasih apa, jadi kasihnya ini aja deh. Kue ultahnya hehehe.. bikinnya baru kemarin tuh.

 

Waktu cuti kita manfaatin ngajak Jibran ke bonbin ragunan, hehehe… norak deh gw, secara gw belum pernah ke bonbin. Makanya rada nyasara waktu kesana. Baru tau juga, kalo ke dalamnya ga boleh bawa kendaraan, terpaksalah parkir dulu daan kedalamnya jalan kaki.

Hmm.. murah meriah euy, HTM nya 4rb perak per orang, wuiiiihhh coba bandingin sama HTM nya Taman Safari, iyalah.. jauh beda, hehe

Sayangnya acara rada ‘keganggu’ karena diselingi hujan deras. Ampunnn.. cukup bikin kita keder, sampe akhirnya terpaksa meneduh di arena sirkus cukup lama.
Selebihnya seru dan menyenangkan, Jibran bener2 exciting, liat hewan2 yang selama ini belum pernah diliat langsung, waahhhh ga berhenti2 nya dia bertanya, “Ndaa itu apa?” “Yah ini apa? Bener2 hiburan murmer yang mengasyikan dah.
Hihihi… ada insiden pula topi Jibran di rebut monyet loh, tapi untungnya monyet nya baik karena topi tsb dikembalikan lagi.
JJJ

 

Sayangnya acara kali ini ga terekam di memori, apalagi kalo bukan kamera nya lagi ke laut, huhuhu…. Sayang banget pokoknya. Tapi ya sudah lah..

 

Buat ayah, met ultah, semoga panjang umur, sehat selalu,  tambah sukses, dan tetap menjadi ayah, teman, sahabat dan pelindung buat Bunda dan Jibran ya.. luv u ayah…

 

March 16 – 2010

 

Selang 1 hari aja ama ayah, besoknya 16 mar, ultahnya Mama Tika, aka adikku tersayang….  ga berasa akhirnya, horeee.... welcome to d' club, pecah juga tuh telor ya Te, menuju kepala 3, hehe....

Hmm… kali ini B’day nya Mama Tika dirayain seIndonesia loh, hehe.. iyalah beretpatan dengan libur nasional Nyepi. Asyikkk dah, bener2 long week end. Sayangnya kali ini Mama Tika udah ga berani kemana2, karena lagi menghitung hari, secara HPL nya menurut dokter emang minggu2 ini. Udah beberapakali mules2, ternyata mules2 tsb mules2 bo’ongan, karena ga lama trus hilang lagi.

 

Naahhhh.. baru deh aku bikin kuenya pas tgl 16, sekalian aja dijadiin satu buat ayah dan mama Tika juga. Hehehe.. irit waktu, irit tenaga, irit bahan juga JJ

Langsung aja kue tsb di serbu si Kaka, siapa lagi coklat lovers kalo bukan Jibran peminatnya. Langsung minta lagi, dan minta lagi…. Huehehe….. cape terbayar dahhhh….

 

Sore nyoba jalan keluar rumah, lah belum2 tau2 Mama Tika minta pulang, ka5tanya perutnya mules, wadooohh.. khawatir kenapa2 di jalan akhirnya doi pulang, sementara aku, ayah Jibran dan Kyo lanjut. Hehehe.. iyalah, anaka2 udah dijanjiin jalan pasti ngambek kalo ga jadi.

 

Buat Tika adikku, happy b’day ya.. panjang umur, dan tambah sukses, semoga lancar dalam persalinan kelak, mama dan bayinya sehat. Dan terus tegar menghadapi semua cobaan – Nya, karena pasti ada hikmah dari semua ini. Amien….. Luv u my lit sister… J

 

Ssttt… kado dari aku, nyusul aja yah setelah bayimu lahir… JJ

 

Monday, March 8, 2010

Pilih-pilih nama

Kemarin malam cerita2 sama Mama Tika tentang HPL nya doi yang dah deket dan menghitung hari. Ga berasa aja udah 9 bulan. Kali ini doi keukeuh jumekeh mau cuti belakangan aja, malah kalo bisa hari ini cuti besok brojol, jadi cutinya bisa panjang di belakang, buseetttt?? Gw yang ngeri ngebayanginnya liat eprut segede gitu masih wara wiri, bandingin sama gw dulu begitu masuk minggu ke 36 dah cuti, minggu ke 38 pas 2mg di rumah Caesar.

Tapi sebenernya bukan hanya itu alasannya namun, karena kerjaan doi sbg HR ga ada yang bisa handle, jadilah meski dah 9 bulan masih “diminta” u/ tetep kerja. Hiks.. LL

 

Obrolan pun sampe pada pemilihan nama. Waktu kehamilan 6 bulan doi dah share nama ke aku nama yang bagus u/ anaknya apa. Hasil USG sih kemungkinan cewek “lagi”. Karena doi n suaminya menyukai nama2 Jepang akhirnhya dari beberapa nama akhirnya malah nama yang aku suggest yang dia pilih. Asyiikk….. ikutan seneng deh.

 

Insya Allah nama u/ anaknya kelak รจ KEIKO AILEENKA WIJAYA, namanya cantik ya..  artinya putri kecil yang bahagia dan bercahaya  , Insya Allah nick name nya KEI

Jadi ceritanya karena nama anak pertama dah berawalan K, yaitu KYOSHA ZHAFIRA WIJAYA, nick name KYO, maka diputuskan anak kedua berawalan K lagi.

Tapi ada yang unik saat pengurusan akta Kyo, petugasnya keliru ngetik nama maka Akta kudu di revisi, kejadian lagi saat cetak u/ premi asuransi, nama yang kecetak juga keliru lagi, tuhh kan... abis namanya susah di spell sihh..

 

Seruuu nih kalo udah bicara tentang cari nama2 untuk anak. Jadi inget jaman hamil Jibran dulu, si ayah sampe beli buku2 nama di Gramed, amsih belum puas searching ke Om Google pula. Perjanjian kami waktu itu, kalo anak kami perempuan maka aku yang berhak kasih nama, tapi kalo laki2 maka tugas ayah yang kasih nama, naahhh.. berhubung waktu USG diketahui  bayinya laki2 maka ayah pusing2 dah cari nama, sampe ketemulah nama JIBRAN ARUNA PUTRA, yang mana Jibran artinya hadiah, Aruna artinya Anak Rudy & Dizna, sementara Putra karena dia laki2.

Dan kami sepakat bikin nama yang gampang diingat dan mudah di spell, jadi kalo perlu apa2 kelak semisal urus akta kelahiran ato KTP ato apapun, petugasnya langsung ngeh dan ga keliru ngetik, hehehe…. J

 

Huwaaaa…. Nyenengin dah kalo udah perkara cari nama anak. Yukk di share donk satu2, nama anak temen MP sapa, n artinya pula? Boleh donk…..

Thx b4 ahhh…. J

 

plplplplplplplplplplplplplplplplplplplplplplplplp

 

Ket foto : Mama Tika & kehamilan 36minggu, yang gendut perutnya aja nih...

 

Sunday, February 21, 2010

Lulus Treatment ***

Rabu 17 – 18 Kamis February 2010

Rabu sore 17 Feb lalu, mendadak de Kyo demam. Demam muncul disertai batuk dan pilek. Hmm.. kami semua menduga karena flu biasa. Akhirnya Kamis, Mama Tika bolos kerja. Laporan dari rumah siang itu de Kyo rewel bukan main, makanan tidak ada yang masuk beberapa kali muntah, batuknya pun tambah sering. Kamis malam demam nya makin tinggi sampai 39’ diberi paracetamol namun sukses dimuntahkan. Semalaman hanya mau digendong, itupun hanya mau digendong Mama Tika, ga mau digendong yang lain, duhh.. kasian, padahal Mama Tika lagi hamil 8 bulan, miriss banget liatnya. Karena kami beda rumah, otomatis malam itu aku ga bisa nemenin.

 

Jumat 19 February 2010

Jumat pagi demam masih belum turun, makanan bener2 ga ada yang masuk hanya mau mimi putih dan susu. Hari itu Mama Tika ‘maksa’ masuk karena kemarin kan sudah bolos. Siang ada sms dari Uwa, badan Kyo muncul ruam, awalnya kukira Rosaela namun kalo liat gejalanya sepertinya lebih mengarah ke Campak, karena ruam muncul saat Kyosha masih demam tinggi. Aku wanti2 Uwa supaya Jibran jangan dekat2 Kyo dulu biar virus ga menyebar. Hmm… tapi namanya anak2, ya susah dilarang2, alhasil dilarang ketemu adiknya, si Kaka nangis kejer. Maaf ya Ka…

 

Akhirnya diputuskan sore membawa Kyosha ke Klinik Kemang konsul dengan dokter Endah maunya sih bertemu dokter Wati, tapi sayang hari itu dokter Wati tidak bpraktek., rencana awal mau ke Hermina tapi dokter Alan sedang cuti.

 

Hasil konsul dengan dokter Endah, diagnosa masih tanda Tanya, kemungkinan besar campak. Tanda Tanya ini muncul karena, Kyosha sudah diberikan imunisasi MMR, mestinya kan tidak kena campak. Dokter Endah sangat komunikatif sekali, hampir setengah jam konsul dengannya, bener2 RUD. Pulang dari Klinik juga dengan tangan kosong tanpa obat, yupp.. campak kan penyebabnya Virus so ga butuh obat apapun. Resep yang diberikan hanya treatment untuk perawatan dirumah. Mama Tika sempet bingung virus darimana ya, karena di rumah dan sekitar rumah ga ada yang sakit campak, dokter Endah bertanya apakah Kyosha sudah sekolah, jika ya, virus kemungkinan besar tertular dari lingkungan sekolah.

 

Btw lumayan juga loh tariff konsulnya, hehe.. secara kita kan biasanya ke Hermina dan ke Klinik Kemang ini baru sekali, semalam u/ jasa konsul aja 240ribu… hehe JJ

Pasca dari Klinik, malam itu Kyosha kembali rewel, ruam yang muncul makin banyak, punggung, perut, dada semua dipenuhi ruam. Gatal pastinya, karena beberapa kali, Kyo berusaha menggaruk dan bilang “gatal Mama….”
Sabar ya nak….

 

Sabtu 20 February 2010

Ruam di seluruh tubuh mulai merata. Demam masih, batuk tambah ngukluk, rewel dan nangis sepanjang hari. Untungnya weekend, jadi kita bisa lebih mantau. Setelah dibujuk akhirnya Kyo mau digendong oleh aku dan Uwa. Kasian Mama Tika dah 3 malam kurang tidur, “wihh Nda, badan gw lemes banget, cape, gendong Kyo semaleman.” Ujarnya dengan suara parau. “Sabar ya Te, sekarang istirahat aja dulu, mumpung Kyo mau digendong Uwa.”

 

Meski masih demam dan lemes, namun alhamdulillah Kyo mulai mau diajak main.

Oma dan Mbah Uti datang nengok de Kyo. Mereka ga tega liat Kyo yang rewel dan sakit, “udah dikasih obat apa Kyo?” Tanya Oma.

“Ga ada Oma, kan Kyo campak penyebabnya virus, jadi ga butuh obat.” Jawab Mama Tika

“Hah, kok anak sakit ga diobati, buat apa semalam ke dokter kalo ga dikasih obat apa, bla..bla..bla….” seru Oma lagi.

Tuh kan.. mulai deh argument lagi, daripada ribut ya udah ngalah dan diam aja, pasrah aja denger Oma dan Mbah Uti ‘ngomel’. JJ

 

Menghindari tertular virus, Jibran diungsikan ke Jatijajar dulu. Bukan apa2 kasian kalo sampe tertular. Menu makanan dan buah jibran makin diperbanyak. Kemarin alhamdulillah makan markisa habis 3, apel dan jeruk juga, makannya juga ok, ikan kembung ukuran besar1 tandas. Ayo Ka, jaga daya tahan tubuh supaya virus nya mental yaaa ga masuk ke tubuh kaka.

Sabtu malam Kyo masih aja rewel meski sudah tidak terlalu, alhamdulillah sudah bisa ditiduri di tempat tidur.

 

Minggu 21 February 2010

Demam berangsur reda, tinggal sumeng. Muntah masih beberapa kali, batuknya masih ngukluk malah tambah sering, pilek juga tambah meler. Hmm.. ga tega liatnya.

Meski begitu alhamdulillah udah mau disuapi semangka & jambu, makan beberapa suap. Minum mimi putih juga sering.

Waaa…. Jibran mulai kangen dan mupeng, dilarang dekat2 de Kyo sukses nangis dan ngamuk, akhirnya aku siasati untuk mendekam di kamar, pasang CD  Power Rangers kegemarannya, nyanyi2, baca buku cerita, semuanya, dengan tujuan agar si Kaka ‘ga ketemu’ dulu sama De Kyo.

 

Sore hari de Kyo udah makin ceria, minta naik odong2, makan juga alhamdulillah mulai banyak, sumeng masih.

Kemarin juga de Kyo diminumin air kelapa Ijo, ini cara tradisonal, tujuannya agar ruam campak bisa keluar semua.

Minggu malam alhamdulillah Kyo ga serewel kemarin, bobo juga makin anteng. Alhamdulillah…

 

Senin 22 February 2010

Yippie….sumeng Kyosha udah reda. Ruam mulai mengering jadi kehitaman. Mudah2an de Kyo segera pulih. Alhamdulillah, artinya Mama Tika & de Kyo lulus treatment. Ilmu sehat nya dah makin expert deh. Tinggal recovery aja, cepet sembuh donk sayang, biar bisa main sama Ka Ibang, key…

Btw, Ka Ibang mulai batuk, duhh.. jadi parno, udah wanti2 ke Uwa, supaya Kaka banyak makan dan buah. Mudah2an daya tahan tubuh Kaka mampu menghindari virus dari De Kyo. Amien..

 

Bener2 pelajaran berharga on the week end. Ga ada yang lebih membahagiakan selain melihat si kecil sehat.

 

Makin yakin dan cinta banget sama ilmu sehat deh........

Thursday, August 13, 2009

[SHARE] Antara Senang Bahagia dan Jealous…..

 Kemarin siang dalam perjalan ke GKBI tiba2 HP ku berbunyi, rupanya dari Mama Tika aka adikku.

Mama Tika (MT)   : “Mba dimana, tadi gw telpon ke kantor ga ada.”

Aku (A)                  : “Iya, aku lagi otw ke GKBI mo’ meeting, kenapa?”

MT                           : “Mbaaaa…. Gw positif. Gimana donk??”

A                             : “Positif? Maksud lo apa?”                 

MT                           : “Duhhh.. masa ga nyambung si Mba, iya gw positif,

                                   gw hamdun Mba.

                                  Tadi gw udah 2kali test pake testpack ternyata hasilnya positif.

                                  Duhhhh.. gimana nih Mba? Pantesan dari kemarin

                                  gw mual2 mulu, dan badan gw ngreges banget.”

A                             : “Loh kok gimana, bukannya alhamdulillah, kamu tuh aneh.

                                  Emang terakhir haid kapan?”

MT                           : “Juni Mba. Btw bukan nya gimana2, Mba kan tau Kyo baru aja 1th,

                                   ASI belum lulus, masa gw dah hammdun lagi.”

A                             : “Ya terus mau gimana, toh udah kejadian,

                                   ya udah tentang ASI tandem nursing aja kalo ga ada keluhan.

                                   Trus, Papa Randy (suami nya) udah tau belum?”

MT                           : “Udah, dan Mba tau ga expresi nya gimana?

                                   Lohhh.. dia malah marah2. Kasian Kyo katanya dia masih kecil,

                                   kok bisa2nya hamil, kan gw masih menyusui. 

A                             : “Yeee… suamimu gimana sih, kok marah, bukannya bersyukur,

                                  wong gw aja yang pengen hamil2 ga juga hamil.                               

                                  Ayah Jibran malah bilang kalo gw hamil, dia mau kasih hadiah,

                                 apa aja yang gw mau.”

MT                           : “ Ya tau deh, beneran nih Mba gw bingung…..

                                  Gw bener2 ga tau harus seneng atau sebaliknya.”

A                             : “Lhoooo?? Allah Maha Tau, kalo sekarang kamu hamil artinya

                                 emang sekarang waktu yang pas menurut Allah, 

                                 untuk kamu dan suami. Bersyukur, sementara orang pingin

                                 banget hamil, kamu dikasih hamil kok malah bingung.”

Percakapan terputus karena aku sudah sampe GKBI.


Terus terang, saat dengar adikku hamil (lagi) aku rada jealous. Yaaa… jeles… entah kenapa. Jujur, saat ini aku emang lagi pinginnnnn banget hamil, ingin segera nambah momongan dan memberikan adik u/ Jibran. Bahkan saking niatnya, sejak 2 bulan lalu, saat Jibran genap S3 ASI, aku mulai konsumsi vitamin E dan zat besi. Mulai atur tanggal, dan hitung masa subur, dan waktu2 yang ok u/ nyampur. Bener2 niat deh. Udah konsul ke obgyn juga untuk perencanaan kehamilan, sampe2 Ayahnya Jibran beliin aku susu Anmun u/ Ibu yang merencanakan kehamilan. Segitunyaaa…

Setiap aku denger curhat temen2 di MP atau temen kantor tentang berita kehamilan, nyeesss…. Berasa banget dalam hati, aku pingin hamil, aku kapan hamil. Terkesan egois emang.

Dan sampai saat ini aku dan suami masih terus berusaha, meski belum ada hasil, Insya Allah ga putus asa. Mudah2an aja secepatnya kehamilan adikku, kehamilan teman2 MP dans emua Ibu2 yang hamil, bisa menulari ku, hehehe…..

Tadi malam saat pulang kantor, aku mampir ke rumah Kyo, dan ketemu Mama Tika, menanyakan kehamilan ini, kapan mau ke obgyn? Dengan santainya dia menjawab nanti Sabtu mba, mudah2an Papa Randy ga masuk jadi bisa antar aku. Spontan aku jawab, ya udah kalo suami mug a bisa antar aku aja yang antar sekalian mau imunisasi varicella u/ Jibran. Tuhhh kaannn… malah aku yang semangat.


Pas Ayahnya Jibran aku ceritakan kehamilan Mama Tika, expressi ayah,, “Oh ya, Kyo mau punya adik?” Kemudian aku mengannguk. “Iya Yah, kok bukan aku yang hamil duluan ya Yah, aku kan udah nunggu2 dan niat banget.” jawabku. Kemudian ayah menimpali lagi, “Niat aja kan ga cukup Bund, mesti usaha, ya walopun sekarang kita udah berusaha, artinya usaha kita belum kuat di mata Allah Bund, Allah masih ingin memberikan kebebasan untuk kita bercengkrama sama Jibran, konsen kelarin urusan rumah dulu, siapa tau pas rumah jadi trus kita pindahan, Bunda hamil. Ya pasrah aja dan tetep berusaha Bund, meski aku pingiinnnnn.. banget liat Bunda hamil, tapi kalo emang belum waktunya, ya trima aja apa adanya.”

Hmmmm.. jadi jeless… ga perlu lagi ya Yah, sebaliknya usaha terus kan….. Mudah2an, kehamilan itu segera terwujud, amien…

 

kika ; aku-ibang-mama tika-kyo