Showing posts with label babykyosha. Show all posts
Showing posts with label babykyosha. Show all posts

Sunday, July 29, 2012

memory] Mulanya biasa saja...

'
'
'
'
Beneran mirip ma lagu, mulanya biasa aja, endingnya jadi tangis2an...yang satu ga mau ngalah, ngerasa dirinya bener, yang satunya juga begitu keukeuh pada pendiriannya, akhirnya berakhir mewek, meski terusan maaf2an... doohhh... kamu nak, ada aja ulahmu bikin bunda kudu panjang sabar.... :(

# awalnya peluk2an...





















# berikutnya mula "adu jotos.. "


# yeaahhh..sang kaka jatuh tersungkur. "





















# berakhir keduanya nangis.... "

# kemudian maaf2an... "
























# finnaly.... happy ending.....




==============================================
catatan seorang bunda.....yang gregetan liat anak yang mulanya akur tiba2 berantem, sekalian aja diabadikan... #emak tegaaa,,,,


Saturday, October 15, 2011

(iseng) serem ga sihhh...???

Namanya anak2..ada aja ulahnya..... Kali ini edisi horor... entah deh terinspirasi dari mana, tau2 si Kaka and Kyo kasak kusuk di pojokan kamar ambil bedak trus nemplokin bedak ke mukanya, trus lari ngaca ke depan meja rias, trus ketawa2 heboh.... trus teriakkkk....
"Bundaaa...... siniiii...liat aku......."

Asli Bundanya kaget banget liat tampang mereka berdua.... "Ya ampun kaka... ade..... kalian ngapainn...??"
"Hihihi...... aku kaya hantu ga???" tanya si Kaka...

Dannnn..inilah tampang2 mereka......





serem ga sihhh??



Friday, July 1, 2011

[share] Tantrum - Marah dan penanganannya

Gara2 obrolan tadi siang dengan temenku pas lunch, lagi2 tentang Tantrum. Jadi ceritanya, anaknya temenku ini usianya hampir 3,5th, dia cerita kalo belakangan anaknya suka ngamuk, ngambek dan fatalnya lempar2 barang, dan kalo nangis sampe jerit2.

Hooo….. kebayang senewennya deh.

Tapi mau gimana, kan emang ada masanya anak tantrum, ga bisa dilarang2 juga, tinggal gimana kita ngadepinnya.


Alhamdulillah Jibran udah melewati masa itu semua, tantrum?? Ya pernah lah, tapi Alhamdulillah tantrum nya Jibran masih wajar ‘menurutku’, ga sampe ngamuk2, ga sampe guling2 (pernah sih sekali), kalo ngambek sih iya, marah2 iya, tapi masih bisa ditolerir lah. Dan biasanya kalo dia lagi ngambek ato pundung istilah sundanya, biasanya sih aku ato ayah ato siapapun di rumah udah kami wanti2 untuk membiarkan sejenak dia ngambek, membiarkan dia meluapkan kemarahannya, sisanya ya dicuekin dulu sejenak, baruu… setelah keliatan marahnya dah reda, keliatan dia dah tenang, barulah kita deketin, baru deh diajak bicara. Langsung manjur?? Hihi.. ya sekali dua kali ngga lah, malah sering juga malah makin merajuk, ya sud, biasanya lagi2 kami diemin aja dulu, nanti kalo dah keliatan tenang, didekati ‘lagi’.

 

Tapi beda anak emang beda penanganannya, karena cara kami diatas mempan untuk meredam tantrum nya Jibran, begitu cara kami ini dipake untuk meredam tantrumnya Kyosha, hasilnya?? Gagal, ho..oh… kenapa?? Yuapp.. karena saat Kyo tantrum kadang dia lebih extreme, ga jarang bahkan melempar barang, diikuti dengan lengkingan tangis yang keras, arrghh… asli bikin senewen. Kalo ga kuat2 sabar yang ada pastilah aku lost control dan ikutan ‘tantrum’ dan marah2 juga. Hiksss… akhirnya ya pastilah nyesel.

 

Belajar dari situ maka ketika masanya Kyo tantrum, hal yang aku lakuin adalah ngediemin dulu, membiarkan dia ngambek dan nangis, jika kedapatan dia melempar barang, biasanya mainan nya yang dia lempar2,

dulu2 waktu pertama sih begitu liat Kyo ngambek dan ngelempar mainannya reaksi kami adalah langsung memungut mainan yang dia lempar, bukan apa2 kami sayang liat mainan dia dilempar2 seperti itu yang pastinya jadi rusak, tapi… ternyata ini keliru, karena yang ada Kyo makin jadi, makin ‘semangat’ ngelempar2 mainan lainnya, analisaku karena dia merasa karena ngambeknya direspon oleh kami, akhirnya dia makin jadi, so berikutnya kalo dia ‘mulai’ ngambek dan ngelempar mainannya, reaksi kami adalah nyuekin, dan membiarkan dia melempar mainannya tsb sambil tetep merhatiin kalau2 barang ato mainan yang dilempar membahayakan ato mengandung pecahan kaca atau beling.

 

Alhamdulillah dengan reaksi kami nyuekin dan membiarkan dia melempar mainannya itu tanpa merespon apapun, hasilnya cukup efektif, sekarang frekuensi Kyo kalo ngambek dan melempar mainan jauhhh berkurang, ga enaknya, mainan nya dia jadi hancur dan kalo udah gini kejadiannya, biasanya pas keliatan Kyo mulai tenang kita ajak bicara, kita perlihatkan hasil mainan yang dia lempar tadi, kita kasih liat kondisinya, ho..oh.. terbukti ampuh… keliatan dia nyesel karena akhirnya ga punya mainan lagi. Dan kami juga konsekuen ga mau beliin mainan serupa seperti yang udah dia lempar.

 

Pernah juga kejadian sama Kyosha, saat diajak ke Indomart, banyak barang yang diminta, dia minta Ice Cream, oke kita turutin, dia minta biscuit okeh kita turutin, tapi kemudian ketika dia minta lagi dan kali ini mintanya permen sugus, ho..ho… nanti dulu, jelas kami ga setuju. Kami Kasih tau kalo permen ga sehat, dan kami ingetin kalo dia udah punya 2 jenis makanan yaitu ice cream dan biscuit, reaksi Kyo begitu permintaan permen, kami tolak, wuaaa.. dia ngamuk, kemudian nangis dan jerit2, jujur, aku sebenrnya ga nyaman dengan situasi itu apalagi ini di tempat umum, tapi kami mencoba ‘tega’ dan membiarkan dia nangis, begitu tau permintaannya ga direspon oleh kami, tangisnya makin kenceng, lagi2 meski kami ga nyaman, tapi kami ‘tega2in’ berani malu diliatin orang dan pastinya dianggap tega ama anak kecil, ahh.. sebodo, toh yang tau situasi adalah kami, dan Kyo bukan siapa2 mereka.

 

Sampai dikasir permintaan Kyo tetep ga kami gubris, meski dia masih nangis, bahkan dalam perjalanan pulangpun dia masih aja nangis, lagi2 kami diemin… Begitu sampe rumah dia cape dan akhirnya ketiduran, dan ketika bangun tidur, dia udah lupa sama ngambeknya tadi, ho..ho… polosnya kamu nak…..

Tapi bukan berarti kami melupakan kejadian itu, kami ajak bicara lagi kami ingatkan lagi sikap dia tadi di indomart gimana, kami beritau kalo mau minta sesuatu ga begitu caranya, hmmm bismillah deh….. melalui bahasa yang sangat sederhana kami berdoa semoga kyo mengerti.

Berikutnya saat diajak ke Indomart dilain waktu, surpriseee… dia ga minta macam2 barang lagi, minta 1 jenis makanan aja, ga ada tantrum ato nangis2 bombay lagi… yesss……

 

Begitupun dengan Jibran, pernah kejadian waktu Jibran aku ajak ke ITC ke toko kacamata, rupanya optic tsb selain menjual kacamata juga menjual mainan, mainan yang dijual berupa mobilan hot wheel.

Yang harga per satuannya amboi… mahal pastinya, reaksiku, hikss… ga mau ngebeliin, alasannya selain karena mahal (pastinya..) aku juga ga mau serta merta langsung nurutin permintaannya itu. Kontan Jibran ngambek terus nangis, kali ini parah.. bahkan dia sampe nangis sambil melantai pula, ugghh…senewen bgt rasanya, apalagi situasinya aku lagi pilih2 softlense, jadilah hari itu aku sudahi tawar menawar aku di optic dan aku pamit, Jibran bagaimana? Masih ngambek dan melantai, aku ga menggubris, sambil berjalan pelan aku tinggalin Jibran yang masih nangis, sambil sesekali aku melirik kebelakang , kulihat Jibran mengikuti aku dari arah belakang masih sambil nangis, jujur aku kesel sebenernya karena rencanaku beli softlense gagal karena Jibran ngambek.

Responku ini cukup ampuh, karena cukup sekali itu aja Jibran berlaku spt itu karena besoknya dia ga pernah ngembek ato minta2 sesuatu lagi kalau kami ajak berbelanja, even hanya ke Indomart dia pasti akan izin dulu, “Bunda, kaka boleh beli ice cream ga??” Alhamdulillah…

 

Mungkin buat sebagian orang aku dibilang tega, tapiiii… inilah prinsip kami dalam mendidik anak. Biarlah mereka mau bilang apa.. (hihihi… kaya lagu ajahh..)

Buat kami yang terpenting si anak bisa mengerti dan kapok bertingkah ato ngambek2 bahkan nangis melantai, karena toh kami ga merespon mereka…

 

Yuapp.. jawaban u/ curhatan temenku tadi, jujur ga bisa kasih nasehat apa2 karena sekali lagi, aku khawatir keliru dan dianggap sok tau, dan lagi tiap2 anak kan beda2 ya, yang pastinya beda pula penangannya, cukup lah buatmu dears, aku coba berbagi disini, tentang pengalamanku ngadepin anakku yang tantrum, semoga aja bisa member manfaat meski itu sedikit… okss dehhh…

 

 

Penanganan Temper Tantrum dan Marah

Sumber : dari sini

  • Frekuensi temper tantrum atau mengamuk bisa dikurangi dengan cara menghindari pembatasan yang berlebihan terhadap kebebasan anak, tuntutan yang berlebihan atau pemberian tugas yang diluar kemampuan anak.
  •  Orangtua sebaiknya tidak bersikap sewenang-wenang dan tidak selalu memegang teguh sikap-sikap yang keras dan kaku dalam mengasuh dan mendidik anak.
  •  Dalam mengasuh dan mendidik anak-anak haruslah bersikap konsisten atau ajeg, namun tetap penuh kasih sayang, sebab dengan keajegan memungkinkan anak belajar dari pengalaman-pengalamannya.
  •  Kebiasaan yang sifatnya mengamuk sebaiknya diperlakukan dengan wajar dan tenang. Dimana khususnya orangtua diharapkan terus menerus bersikap tenang, kalem, tidak mudah terpancing untuk jengkel dan marah, konsisten dan penuh pengertian. Usahakan mengabaikan adegan mengamuknya sehingga anak menyadari bahwa ia tidak bisa memperoleh perhatian dengan kemarahannya itu.
  •  Jangan sekali-kali mencoba beragumentasi dengan anak pada saat ia sedang mengamuk. Tetapi beberapa saat kemudian setelah amukannya redah baru berikan saran-saran bahwa caranya salah dan tidak bisa diterima.

--------------------------------------------------------

upssttt... punten kalo tulisannya kepanjangan....

 

Wednesday, June 8, 2011

[Intermezzo] Feel in love

 

Emang deh kalo lagi feel in love rasanya gimanaaa gitu…….

Yang ada Cuma kangen.. seneng…….

Kangen.... seneng….. bolak balik gitu mulu, wuaaa…….

 

Loelebay ahhhh….. haha… J

 

Pokoknya SUKAAA…  aja liat pict ini….

I luv  J2K…

 

.

.

.

Sstt… boleh dunk ber-intermezzo dikit ditengah kerjaan yang menumpukkkkkk…… daripada mumet sendiriii.... ho..oh...

peace….

Wednesday, February 23, 2011

[Intermezzo] Berasa tua..

Pagi2 dah mellow swallow, ga tau kenapa nih…..

Ditambah temen seruangan stel MP3 Padi – sesuatu yang indah… hihi.. tambah jadi dehhhh…

Ahhh.. lebay nih.. emang kenapa sihhh??

 

Hehehe… guess why? Yuaappp Cuma gara2 ngeliat foto JK ini nih…. Baru nyadar wuaaa…. Cepetnya krucil gede, padahal baru kemarin aja rasanya liat dia belajar jalan, mimi ASI, lohhh.. sekarang liat deh fotonya, Nampak seperti anak gede kannn??

Artinya aku sbg emaknya dah tuwir dunk, ngaca deh ngaca di cermin, lihat deh pasti dah ada kerutan2 halus di sekita lingkar mata, kerutan di kening, hikss….  Jadi inget kata suami “dewasa itu pilihan, tapiii.. tua itu pasti” iya kannn???

 

So apakah itu artinya saatnya pake anti aging?? Hehehe…. Ga segitunya deh, meski di kantor tuh jualan loh product anti aging, 1 ampul 1,5jt, wuiii…… maharani….

 

Ho-oh….. baru aja mau mulai kerja, baru aja mau miting, nunggu si boss yang masih kejebak macet di jalan, aku malah nglantur, malah jadi pingin pulang ketemu JK… ho-oh.. gara2 foto ini nih….

 

Kyosha - 5months ** Jibran - 17months          

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jibran - 3,8th *** Kyosha - 2,6th

 

            

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kyosha - 12months *** Jibran - 24months  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

udah..udahhh....back to workkkk dunkkk

Thursday, September 23, 2010

[Memory] Ketika aku "punya 3 anak….."

Apa iya bakal seperti ini keadaanya? Melihat tampang polos bin naïf mereka siapapun pastinya tersentuh.

 

Ahhh… nak…. Dalam tidurmu pun, kedamaian terpancar dari wajah polosmu…

 

I luv U sayang… JIBRAN – KYOSHA- KEIKO….

 

Semoga kelak kalian menjadi anak yang berguna dan bermanfaat buat orang lain dan agama.. amin….

   

 

Ket foto :  inilah team riweuhhh kami... rame...

Monday, June 14, 2010

Milad-nya Yocha….

Sempetin posting ahhh…..

today 14 Jun kan??

Yuap… kali ini giliran si Kaka Yocha aka Kyo yang b’day, alhamdulillah udah 2th.

Smoga panjang umur dan tambah pinter ya sayang…

jangan suka gigitin De Keiko lagi,

ngompolnya berkurang ya Nak…

Sayang sama Kaka Ibang juga,

sayang2an aja, jangan berantem2 hehe….

 

 

 

 

 

Luv u yochaaaa.....

 

 

Thursday, May 27, 2010

Serupa beda emak beda bapak… ^__^

Daritadi siang disela2 kerjaan, bolak balik ada email masuk, lumayan nih buat ngusir kepenatan ngadepin kerjaan. Maklum mau long week end jadi bawaannya pingin pulang mulu dan susah konsen deh… (alesan.com hehehe.. JJ)

Nih email yang kumaksud, kiriman pic KYOSHA dari Mama Tika (iseng kali dia dirumah cuti lahiran ga ada kerjaan..), langsung pas liat attachmentnya aku fw ke Jeng Resty  aka Mak Pu3 aka  Mak Shazia... Dasar Resty juga iseng, malah di crop sama doi dicompile jadi satu antara Kyo & Shazia... dasar....JJ

Hahaha… emang deh  wajah Kyo dan Shazia itu miriiiippp.. pisan,

ga percaya, liat aja buktinya… (wedeehhhh… maksa bow’ hehe.. J)

 

 

 

** matanya sama kan? hehehe...

 

 

                                              *** dahi bin jidat juga setipe kan???

 

 

                         *** senyum sama curly nya sama juga kan???

 

 

 

JJJJJJJJJJJJJJ                                                                only for isengggg...... xixixi....