Showing posts with label aneh. Show all posts
Showing posts with label aneh. Show all posts

Sunday, December 13, 2009

[Share] Benar2 asli atau oknum?

Tadi siang Mama Tika telpon aku, cerita tentang sepasang suami istri yang datang ke rumah Abah kemarin siang. Awal mula kedatangan mereka untuk menanyakan status sertifikat rumah di cimanggis yang ditempati abah sekarang. Awal kedatangan mereka sudah mencurigakan, mereka mengaku bahwa tanah yang sekarang sudah jadi rumah abah adalah tanah mereka. How come??

Mereka mengaku tanah ini dibeli th 2005, dan mereka memang jarang menegok tanah tsb. Baru2 ini katanya sang suami menengok kondisi tanah tsb tapi ternyata tanah tsb sudah berdiri 3 rumah baru diantaranya rumah abah & mbah uti. Mereka kaget bagaimana tanah milik mereka seluas 800m, sekarang sudah dibangun rumah. Mereka juga mengaku memiliki sertifikat untuk tanah tsb. Namun begitu sertifikat ditanyakan oleh adikku, mereka bilang ga bawa, dan mereka ngajak kami untuk janjian ketemu di suatu tempat untuk memperlihatkan sertifikat yang dimiliknya. Bagaimana mungkin memiliki tanah seluas 800m, tidak pernah ditengok bahkan sampe 4 tahun?

 

Ga beres, ini dugaan Mama Tika. Mama Tika curiga ini adalah oknum yang mencoba mengaku2. Memang kalo ditilik ke belakang posisi tanah yang ditempati abah saat ini dokumennya kurang lengkap. Dokumennya masih berupa girik dan akta jual beli. Memang belum di buat sertifikatnya, rencana kami awal th depan untuk membuatkan sertifikatnya.

Tanah ini kami beli melalui seorang calo tanah. Saat kejadian kemarin kami susul calo tanah tsb ke rumahnya, namun orang yang kami cari sedang tidak di rumah. Yang Mama Tika kesal, suami istri ini nyolot dan ngotot banget, mengaku bahwa merekalah yang berhak atas tanah tsb. Karena keributan dan suara lantang dari suami istri tsb, abah yang tengah tertidur di kamar tengah sampe terbangun, dan menyanakan ada apa ini. Oleh Mama Tika,  suami istri itu diajak keluar dan bicara di luar, Mama Tika khawatir abah jadi terganggu.

Namun dasar suami istri ga tau diri, di luar dia malah teriak2, sampe akhirnya beberapa tetangga datang bertanya. Kadung kepalang tanggung sekalian aja Mama Tika minta si suami istri itu untuk menjelaskan apa maksud kedatangannya ke rumah. Tapi mereka memang lihay dan jago acting, mereka minta kami buat schedule pertemuan kembali untuk membicarakan tentang status tanah ini. Mereka akan bawa sertifikat yang mereka miliki, dan meminta kami untuk membawa sertifikat tanah yang ditempati abah & mbah uti saat ini dan sama2 mengecek ke BPN setempat untuk memastikan siapa yang benar. Mereka seolah2 tau semua tentang ihwal awal jual beli tanah tsb dan dokumen yang kami miliki sampe sedetail-detailnya. Pastinya kami semua jadi tambah curiga, bagaimana mungkin suami istri tsb bisa tau selengkap itu ceritanya.

 

Mendengar cerita Mama Tika aku kaget, dan sedikit gusar, karena secara hukum, dokumen abah kurang lengkap. Tidak ada sertifikat dan hanya akta jual beli, sedangkan mereka yakin seyakin2nya punya sertifikat atas tanah tsb.

 

All, kira2 bagaimana membuktikan kecurigaan kami bahwa suami istri ini adalah oknum penipu yang mencoba memperdayai kami dengan mengaku2 orang yang punya tanah? Jika memang mereka mempunyai sertifikat tanahnya, bagaimana membuktikan nya di BPN bahwa sertifikat tsb palsu? Apakah mungkin dokumen akta jual beli yang kami miliki bisa digandakan dengan sertifikat tanah?


Saat ini Mama Tika sedang mencari info tentang hal ini, mencoba berbicara dengan pengacara dan pejabat PPAT, untuk mencari solusi.

Jika teman2 ada yang pernah mempunyai pengalaman seperti kami, mohon di share or PM aku yaa, atau jika teman2 tau dan mempunyai solusi pls info aku. Thx b4

Thursday, October 8, 2009

Kok bisa ketemu..??

 

Mau posting ini sebenernya ga enak loh, bukan apa2 takutnya ada yang ngira aku gimanaaa.. gitu, tapi kalo ga nulis kok kayanya ngeganjel ya..

Padahal sih ya ga penting banget, so kalo ga minat jangan dibaca ya.

HCeritanya tadi pagi pas mau berangkat kantor dan seperti biasa aku nunggu jemputan di depan cibubur junction. Tadi aku datang lebih pagi jadi temen2ku yang lainnya belum nongol di depan junction. Lagi serius nunggu jemputan nih ceritanya, tiba2 ada mobil minggir  yang negur aku…

 

Mr. X       : “Hi Diz… apa kabar, bengong aja pagi2..”

Aku (A)  : Dengan  terkaget2 aku merhatiin seorang cowok

di depanku yang negur aku tadi.

 Dan.. oo..em..ji… ini kan si my ex namanya FaXXX,

 alaa… kok bisa ketemu disini.       

                 “Upsstt.. kaget gw, hmm.. kabar gw baik.” Jawabku datar tanpa expressi,

hihi… tiba2 speechless aja gitu ketemu sama

si X satu ini setelah hampir 7 th ga ketemu.

Mr. X       : “Heii.. kok  elo bengong gitu sih, mau ngantor juga nih,

emang kantor dimana?”

(A)                : “ eh sorry, iya kantor gw di Menara Era Senen.”

Mr. X       : “Ya udah gw brenti jadi ngantri nih,

minta no HP Diz, berapa?”

(A)                : “ Apa.. duh no HP buat apaan?” tanyaku naïf….

Mr. X       : “ Ya kok buat apa, ya buat telpon kali,

udah buruan.. polisi ntar marahin gw lagi,

kalo kelamaan gw brenti disini.”

(A)                : “Iya, tapi ga usah la,

no HP gw buat apa juga kali..” spontan aku jawab demikian

Mr. X       : “aih.. elo tuh Diz, daridulu masih aja ga berubah,

susah bener kalo diminta no HP.

                  Takut CLBK ya.. ya udah gw duluan ya.” Pamitnya..

 

Gubrakkk…. $&&%!!!??...**&&#@!!??*%$$  apa dia bilang CLBK? Dasar mahluk aneh, kepikiran juga ngga. Meski tadi aku kaget pas ketemu tuh orang tapi ga usah GR kali, sebel bin dongkol banget. Iyalah.. gimana ga kaget, 7 th ga ketemu sekarang baru ketemu lagi, sepertinya dia yang ga berubah masih sok PD gitu, dulu juga pas putus ga baik2 dan berantem, krn aku ga tahan sama posesifnya dia. Duuhhh… ampun deh…

 

 

Catatan bunda : ga tau kenapa harus posting juga..?? Hikks.. jadi inget ayah dan jibran nih.. Maafin Bunda yaa…

Tuesday, April 28, 2009

Hari gini ga punya FB.. please dehhh...

Week end lalu aku janjian ketemu dengan teman kuliah, sebenernya pertemuan tanpa rencana. Yang udah2 kalo sengaja di plan untuk janjian ketemu yang ada gagal melulu, makanya pas kemarin di telpon temenku n spontan dia ngajak ketemuan, aku jawab.. ayukk aja, n telponin temen2 lain yang bisa.

Singkat cerita, akhirnya aku n beberapa temenku jadi ketemuan. Ga banyak yang berubah dengan temen2ku, kecuali pas ketemu sekarang, hmm.. udah kompakan pada bawa buntut masing2, hmm.. ada juga sih yang masih betah melajang...
Hmm.. surprise nya yang aku lihat mereka temen2ku, hampir sebagian mengantongi black berry bo, yaa.. minimal Nokia E63 kali ya... sementara aku boro2 blackberry, E63 aja ngga punya, hehe...

Tapi kok ya.. aku ngerasa pertemuan kemarin terasa kurang seru ya, gimana tidak, sebagian dari mereka malah sibuk sendiri2 buka n update status FB, wadoohhh.... yang ada pembicaraan n obrolang ga nyambung karena mereka kan kurang menyimak n sibuk dengan FB masing2... hiksss... Tiba2 diantara mereka berujar, "Dis, alamat FB lo apaan, gw minta donk." Wah... gw ga punya account FB bu." Serentak mereka menjawab, "Whattt..  elo ga punya FB, pleasee... deh, hari gini FB aja ga punya, kuper bgt sih elo. "

Hehehe... aku hanya tersenyum kecut n menjawab, " masa sih ga punya FB aja kuper, kalo gw ga tertarik kenapa?".....

Hmm.... sekali lagi aku ga mengerti, emang punya account FB kudu ya? Meski di kantor pun, mungkin aku kali ya satu2 orang yang belum tertarik FB. Habis gimana ya...wong aku belum merasa perlu, meski ga ada salahnya kali ya, untuk sekedar gaul atau apalah... atau emang aku yang kuper, hehehe..... Entahlah